Pejabat Iran mengaku gagal mengirim seekor kera hidup ke luar angkasa
bulan lalu. Padahal, pengiriman kera itu dianggap sebagai uji coba
penting bagi Iran sebelum memberangkatkan manusia ke antariksa.
Menurut
Deputi Menteri Ilmu Pengetahuan Mohammad Mehdinejad-Nouri, tadinya
mereka akan menaruh seekor kera ke dalam roket tercanggih buatan Iran,
Kavoshgar-5. Jadwal peluncuran direncanakan pada periode Shahrivar,
yaitu penanggalan Iran antara 23 Agustus hingga 22 September 2011.
"Namun,
peluncuran tidak dipublikasikan karena semua tujuan yang telah
direncanakan tidak tercapai," kata Mehdinejad-Nouri seperti yang dikutip
kantor berita
ISNA, 12 Oktober 2011, yang juga dimuat harian
The Telegraph.
Bagi dia, peluncuran hewan hidup ke antariksa merupakan tugas yang
strategis dan prioritas bagi pemerintah. Dia berharap misi itu bisa
diwujudkan di waktu berikut.
Sebelumnya, pada 3 Oktober lalu,
Iran menunda rencana mengirim kera ke luar angkasa hingga waktu yang
tidak ditentukan tanpa disertai alasan yang jelas. "Tim ilmuwan kami
segera mengumumkan kesiapan proyek itu," kata Kepala Organisasi
Antariksa Iran, Hamid Fazeli.
Tadinya, Iran akan mengujicoba binatang, yaitu seekor kera, ke dalam
roket Kavoshgar-5. Dengan dibantu alat penunjang hidup, hewan itu
direncanakan meluncur hingga ketinggian 120 km untuk penerbangan
suborbital selama 20 menit. Proyek itu diumumkan Presiden Mahmoud
Ahmadinejad pada Februari lalu.
Menurut Fazeli, misi ini penting
sebagai tahap awal sebelum mengirim astronot ke antariksa. Iran
menargetkan bisa mengirim astronot ke luar angkasa pada 2020. (adi)• VIVAnews